Tipe Trader Apakah Anda

Banyak jalan menuju Roma, demikian pula banyak cara trading untuk mendapatkan keuntungan di forex. Setiap orang memiliki gaya trading forex sendiri-sendiri. Anda juga perlu memiliki gaya trading sendiri. Jangan ikut-ikutan. Sesuatu yang sukses bagi orang lain, belum tentu cocok bagi Anda.
Di bawah ini akan dibahas beberapa gaya trading. Dengan sistem online forex trading yang menggunakan sistem margin, maka pengguna online forex trading cenderung menjadi trader. Disebut trader karena mereka sangat aktif. Trader biasanya memegang suatu valuta dalam jangka waktu relatif pendek, bisa dalam hitungan detik, menit, jam, beberapa hari, atau minggu sampai maksimal tiga bulan. Beberapa tipe trading yang mereka lakukan antara lain:
  1. Trend trading. Gaya trading yang berusaha menghasilkan profit dari memperhitungkan trend yang terjadi baik short, medium atau long term trend. Bila trend sedang naik, trader memasang posisi buy, bisa sebaliknya short.
  2. Range Trading. Gaya trading ini menggunakan batas atas dan bawah (support dan resistance). Perhitungannya adalah bila harga mendekati support atau resistance biasanya akan membal. Nah, dengan mengantisipasinya trader bisa mendapatkan keuntungan. Jarak antara support dan resistance adalah range trading. Biasanya harga akan bergerak di antara range trading ini.
  3. News Trading. Gaya trading ini berusaha mengantisipasi efek keluarnya berita atau data ekonomi yang bisa mempengaruhi. Biasanya trader berusaha mendapatkan profit jangka pendek, karena mata uang biasanya langsung melejit atau jeblok sesaat setelah berita tersebut keluar.
  4. Scalping. Arti harafiah dari scalper adalah kutu loncat. Gaya trading ini sangat aktif, namun hanya berusaha mendapatkan profit kecil. Biasanya berkisar 1-20 pip per trading. Trader cuma menyimpan posisi dalam hitungan detik atau menit. Walaupun kecil, tapi karena dilakukan dalam frekuensi tinggi, dan jumlah lot besar, total keuntungannya juga lumayan. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.
  5. Day Trading. Gaya trading ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harian mata uang. Biasanya trader membuka beberapa posisi dalam sehari. Mirip dengan scalper cuma time horizonnya lebih panjang. Kisarannya antara beberapa menit sampai jam per trading.
  6. Swing Trading. Gaya trading ini mengambil keuntungan dari fluktuasi mata uang dalam periode lebih panjang. Time horizonnya adalah dalam hitungan jam sampai beberapa hari.
  7. Carry Trading. Gaya trading ini berusaha mengambil keuntungan dari memegang mata uang dengan suku bunga (interest rate) lebih tinggi dan menjual mata uang dengan suku bunga lebih rendah. Profitnya berasal dari perbedaan interest rate tersebut.
  8. Position Trading. Gaya trading ini menggunakan time horizon yang lebih panjang. Ia bisa membuka posisi sampai hitungan minggu sampai bulan.
  9. Discretionary Trading. Gaya trading ini menggunakan penilaian-penilaian pribadi dalam setiap membuka posisi. Misalnya ia dapat menggunakan analisis fundamental atau teknikal, namun ia menambahkan berbagai asumsi sendiri.
  10. Automated Trading. Gaya trading ini sedikit atau sama sekali tidak menggunakan intervensi orang, namun menggunakan software trading, biasanya disebut robot. Kelebihan trading ini adalah mengurangi faktor emosi di dalam trading. Kekurangannya adalah tidak bisa memperhitungkan atau mengantisipasi aspek fundamental dan sangat tergantung pada kecanggihan software tersebut. Bila software canggih, trader bisa untung konsisten, sebaliknya bila software menggunakan perhitungan-perhitungan yang salah, trader akan rugi konsisten.
Bila Anda bingung menentukan gaya trading Anda, disarankan untuk memilih gaya trading dengan pertimbangan terutama pada masalah waktu. Karena masalah waktu ini susah ditawar. Jika Anda sangat sibuk, masih bekerja di tempat lain sebagai karyawan, jauh lebih rasional untuk menjadi trader jangka panjang atau investor.
Setiap gaya trading memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bukan gaya trading yang terbaiklah yang harus anda cari, tetapi yang Paling Cocok dengan kepribadian kita. Jika Anda tidak nyaman dengan gaya day trader yang agresif, kenapa harus memaksakan diri.
Silakan memilih gaya Anda sendiri. Ingat, tidak semua gaya trading sesuai untuk setiap trader. Anda harus memilih yang sesuai. Anda juga bisa mengkombinasikan berbagai gaya trading bila perlu. Semuanya tergantung pada berapa banyak modal, waktu yang bisa Anda curahkan di forex, keberanian Anda menanggung risiko, dan karakter atau pribadi Anda.
Selain itu gaya trading juga dipengaruhi oleh forex broker yang Anda gunakan. Di beberapa broker, Anda tidak bisa menggunakan Automated Trading, karena platform trading yang digunakan tidak mendukung. Kadang beberapa teknik trading juga dibatasi, seperti scalping, karena ada limitasi jumlah posisi yang bisa dibuka dalam suatu periode waktu.
Tipe Trader Apakah Anda
Item Reviewed: Tipe Trader Apakah Anda 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Emoticon? nyengir

Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^

Komentar Terbaru

Just load it!