Bagaimana rasanya jika memiliki gabungan indikator
dengan memiliki fungsi yang berbeda. Indikator bollinger band diyakini
mampu memberikan informasi sebagai indikasi terjadinya sebuah trend atau
sideway. Begitu juga dengan MACD dapat menentukan terjadinya sebuah
trend akan berlangsung atau berhenti.
Kedua indikator ini akan digabung menjadi satu dengan bentuk eklusif sehingga akan memberikan sebuah informasi trading yang cukup membantu trader dalam mengambil keputusan transaksi. Jika Anda memanfaatkan indikator BB MACD maka transaksi yang akan digunakan terasa menyenangkan dan serasa mudah untuk melihat pergerakan harga kedepan.
Salah satu keunggulan dari BB MACD adalah mampu mendeteksi terjadinya suatu trend yang akan datang. Sehingga apabila terjadi sebuah trend maka akan segera teridentifikasi dengan cepat oleh indikator BB MACD. Selain itu, indikator sudah dilengkapi pendeteksi false signal yang membantu trader menentukan transaksi mana yang benar-benar valid dan mana yang benar-benar menipu.
KarakteristikIndikator BB MACD terbuat dari MACD dan Bollinger Band, yang merupakan indikator dasar berbentuk lagging atau pengikut trend. Maka indikator BB MACD pula termasuk lagging karena mengikuti pergerakan harga kedepan.

Ciri yang paling menonjol pada BB MACD terlihat pada saat perpotongan antara garis MACD dan BB yang menyilang. Selain pada persilangan tersebut, warna pada MACD juga mencerminkan keadaan suatu trend. Dimana trend yang akan menurun membentuk dot merah, sedangkan trend yang akan menanjak naik akan membentuk dot hijau. Melihat indikasi seperti ini, Anda akan lebih mudah mengidentifikasi trend dengan lebih leluasa.
Rekomendasi
Pada saat signal menunjukkan buy, maka akan terjadi perpotongan pada daerah upper pada BB. Begitu harga akan menunjukkan signal sell, secara otomatis garis MACD akan memotong garis lower pada BB. Secara garis besar pergerakan tersebut akan memunculkan signal jangka panjang maupun pergerakan yang signifikan dalam waktu lama.
Untuk menghindari dari signal palsu, indikator sudah menyediakan informasi berharga. Ketika garis bollinger band mulai menyempit dan pergerakan tidak menentu, maka signal false biasanya sering muncul. Biarkan garis BB mengembang dan garis MA melewati garis upper atau lower untuk menentukan indikasi terjadi suatu trend. Bila tidak ada signal yang diharapkan seperti pada tulisan di atas, maka sebaiknya jangan lakukan open posisi pada saat itu. Bisa jadi harga yang sedang berlangsung menunjukkan signal false yang dapat mengecoh trader.
Kesimpulan
Indikator BB MACD sangat cocok digunakan dalam mengetahui keadaan suatu trend. Ketika garis MACD telah melewati bagian upper dari BB maka secara otomatis pergerakan trend akan mengidikasikan signal buy. Begitu sebaliknya bila pergerakan garis MACD menyilang kebawah melewati garis lower BB secara otomatis mengindikasikan signal sell. Gunakan indikator pada trading Anda, mudah-mudahan dapat membantu mempercepat mengembangkan balance.
Kedua indikator ini akan digabung menjadi satu dengan bentuk eklusif sehingga akan memberikan sebuah informasi trading yang cukup membantu trader dalam mengambil keputusan transaksi. Jika Anda memanfaatkan indikator BB MACD maka transaksi yang akan digunakan terasa menyenangkan dan serasa mudah untuk melihat pergerakan harga kedepan.
Salah satu keunggulan dari BB MACD adalah mampu mendeteksi terjadinya suatu trend yang akan datang. Sehingga apabila terjadi sebuah trend maka akan segera teridentifikasi dengan cepat oleh indikator BB MACD. Selain itu, indikator sudah dilengkapi pendeteksi false signal yang membantu trader menentukan transaksi mana yang benar-benar valid dan mana yang benar-benar menipu.
KarakteristikIndikator BB MACD terbuat dari MACD dan Bollinger Band, yang merupakan indikator dasar berbentuk lagging atau pengikut trend. Maka indikator BB MACD pula termasuk lagging karena mengikuti pergerakan harga kedepan.
Ciri yang paling menonjol pada BB MACD terlihat pada saat perpotongan antara garis MACD dan BB yang menyilang. Selain pada persilangan tersebut, warna pada MACD juga mencerminkan keadaan suatu trend. Dimana trend yang akan menurun membentuk dot merah, sedangkan trend yang akan menanjak naik akan membentuk dot hijau. Melihat indikasi seperti ini, Anda akan lebih mudah mengidentifikasi trend dengan lebih leluasa.
Rekomendasi
Pada saat signal menunjukkan buy, maka akan terjadi perpotongan pada daerah upper pada BB. Begitu harga akan menunjukkan signal sell, secara otomatis garis MACD akan memotong garis lower pada BB. Secara garis besar pergerakan tersebut akan memunculkan signal jangka panjang maupun pergerakan yang signifikan dalam waktu lama.
Untuk menghindari dari signal palsu, indikator sudah menyediakan informasi berharga. Ketika garis bollinger band mulai menyempit dan pergerakan tidak menentu, maka signal false biasanya sering muncul. Biarkan garis BB mengembang dan garis MA melewati garis upper atau lower untuk menentukan indikasi terjadi suatu trend. Bila tidak ada signal yang diharapkan seperti pada tulisan di atas, maka sebaiknya jangan lakukan open posisi pada saat itu. Bisa jadi harga yang sedang berlangsung menunjukkan signal false yang dapat mengecoh trader.
Kesimpulan
Indikator BB MACD sangat cocok digunakan dalam mengetahui keadaan suatu trend. Ketika garis MACD telah melewati bagian upper dari BB maka secara otomatis pergerakan trend akan mengidikasikan signal buy. Begitu sebaliknya bila pergerakan garis MACD menyilang kebawah melewati garis lower BB secara otomatis mengindikasikan signal sell. Gunakan indikator pada trading Anda, mudah-mudahan dapat membantu mempercepat mengembangkan balance.
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^